About Pharmacy of UMY

Program Studi Farmasi 
Fakultas Kedokteran & Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Program Studi Farmasi FKIK UMY merupakan Pendidikan Sarjana Farmasi yang berdiri sejak 2010. Ijin Penyelenggaraan Program Studi berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor : 98/D/O/2010 tanggal 9 Juli 2010.
Keunggulan
  1. Pendidikan akademik mengacu pada Kurilkulum Berbasis Kompetensi dan yang pertama serta satu-satunya yang menggunakan metode pembelajaran full Problem Based Learning (PBL)
  2. Memiliki fasilitas unggulan berupa Mini apotek  dan Mini instalasi farmasi rumah sakit  yang berada didalam Mini Hospital FKIK UMY
  3. Integrated Islamic Curriculum
  4. Tutorial dan Plenary Discussion Programme
  5. Soft Skill Programme
  6. Early Clinical Exposure
Perkuliahan akan berlangsung on campus, rumah sakit, apotek, industri obat, dan praktek di lapangan, juga akan dilengkapi dengan kegiatan praktikum, e-lab dan clinical skills (skill labs). Kegiatan yang lain adalah English Hours Activities, ajang peningkatan bahasa Inggris mahasiswa. Dilengkapi juga Hot Spot Area untuk akses intrenet gratis, Electronic Library untuk kemudahan akses perpustakaan. Minat utama Pendidikan Sarjana Farmasi adalah Farmasi Klinik dan Komunitas yang lebih menekankan pada aspek klinis dan Pharmaceutical Care.

Tujuan Pendidikan
Secara umum tujuan pendidikan program studi farmasi adalah
  1. Menghasilkan lulusan yang berkompeten, berkualitas tinggi, profesional, dan islami dalam  pelayanan farmasi klinik dan komunitas kepada masyarakat.
  2. Menghasilkan lulusan yang mampu mengaplikasikan ilmu kefarmasian berdasarkan nilai-nilai moral dan Islami.

Visi
Menjadi Program Studi Farmasi di Indonesia yang unggul dan menghasilkan lulusan yang kompeten, kompetitif, serta memiliki moral, etika keislaman, dan akhlak mulia.

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan akademik dengan metode pembelajaran Problem Based Learning yang mengacu pada Kurilkulum Berbasis Kompetensi.
  2. Menyiapkan Apoteker yang memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.
  3. Mengembangkan ilmu kefarmasian melalui penelitian berdasarkan nilai-nilai keislaman.
  4. Menyebarluaskan ilmu kefarmasian sebagai pengabdian kepada masyarakat.
Menyiapkan Apoteker yang mempunyai kemampuan, ketrampilan, dan berjiwa enterpreuner, sehingga mampu menggunakan ilmu kefarmasian yang dimilikinya untuk kepentingan ummat.

http://www.fk.umy.ac.id/?page_id=1682